Mobil Mogok karena Air Radiator Habis

Bang Montir

Jika mobil Anda mogok saat sedang berkendara, salah satu penyebabnya bisa disebabkan oleh air radiator yang habis. Hal ini memang tidak terdengar seperti masalah besar, tetapi jika tidak segera ditangani, kemungkinan besar akan menyebabkan kerusakan pada mesin mobil Anda. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai air radiator dan kemungkinan penyebab mobil mogok karena air radiator habis.

Apa itu Air Radiator?

Air radiator adalah cairan yang digunakan untuk mengatur suhu mesin mobil agar tidak overheat. Radiator sendiri adalah bagian dari sistem pendingin mesin mobil. Cairan radiator dapat terdiri dari air biasa, meskipun sekarang banyak sekali produsen cairan radiator yang mengandung aditif agar kinerjanya bisa lebih baik.

Mengapa Air Radiator bisa Habis?

Ada beberapa alasan dan faktor yang dapat menyebabkan air radiator habis. Salah satunya adalah kebocoran yang terjadi pada sistem pendingin atau kegagalan kinerja termostat. Termostat sendiri adalah alat yang menentukan suhu air radiator.

Selain itu, air radiator juga bisa habis karena sering menjalankan mobil dalam jarak jauh atau suhu yang sangat panas. Pada kondisi seperti ini, air radiator yang dibutuhkan untuk menjaga suhu mesin mobil tetap stabil akan cepat habis.

Apa yang Terjadi Jika Air Radiator Habis?

Jika air radiator habis pada saat mobil sedang berkendara, maka mesin mobil akan mulai panas dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen mesin seperti termostat, head gasket atau cylinder head, dan bahkan juga bisa menyebabkan kerusakan pada blok mesin. Kerusakan yang dialami mesin mobil bisa sangat mahal, tergantung dari tingkat kerusakannya.

BACA JUGA:   Wuling Bekasi: Rajanya Kendaraan Terbaru di Indonesia

Tindakan yang Harus Dilakukan Saat Air Radiator Habis

Jika air radiator tabrakan saat sedang berkendara, sebaiknya Anda pindahkan mobil ke tempat yang aman dan hentikan mesin mobil. Jangan mencoba untuk membuka tutup radiator pada saat mesin masih panas, karena hal tersebut dapat menyebabkan cairan pendingin meledak dan melukai Anda.

Setelah mesin mobil dingin, cek level air radiator pada kolong mobil. Jika level air radiator dalam keadaan kosong, maka segera isi dengan cairan radiator yang sesuai dengan merek mobil Anda. Jangan lupa untuk membuka tutup radiator pada saat mengisi cairan radiator, agar sirkulasi udara bisa lebih lancar.

Setelah Anda mengisi air radiator, hidupkan kembali mesin mobil dan cek apakah suhu mesin mobil kembali stabil. Jika tidak, maka sebaiknya bawa mobil ke bengkel mobil terdekat untuk diperiksa lebih lanjut.

Kesimpulan

Air radiator yang habis dapat menyebabkan mobil mogok dan bahkan dapat merusak mesin mobil. Oleh karena itu, perawatan sistem pendingin mesin mobil sangatlah penting untuk menjaga kesehatan mesin mobil. Pastikan selalu untuk mengecek level air radiator pada mobil Anda secara berkala, dan jangan ragu untuk membawa mobil ke bengkel jika ada masalah pada sistem pendingin mesin mobil. Dengan begitu, mobil akan selalu dalam kondisi prima dan dapat diandalkan saat ditarik ke jalan.

Also Read

Bagikan: